Membahas sedikit mengenai pemahaman laras

Membahas sedikit mengenai pemahaman laras

Pada dasarnya, laras senapan cuma terdiri 2 jenis, yaitu laras panjang serta laras pendek. Laras pendek mengutamakan power yang besar, contohnya untuk menembak hama atau berburu dalam jarak yang dekat (kurang dari 30 m). Sedang laras panjang bermakna mempunyai jangkauan yang lebih jauh. Buat beberapa orang, laras yang panjang dipercaya mempunyai ketepatan yang lebih baik. Tapi semuanya hanya opini yg cuma dapat diambil kesimpulan dengan teori serta berlainan bila semuanya langsung diterapkan di lapangan langsung. Baik berburu atau waktu berlatih di lapangan tembak.


Jalur laras yang halus membuat style gesek mimis dengan laras makin kecil hingga diinginkan bisa menolong tingkatkan kecepatan laju peluru (velocity) dengan jumlahnya pompa yang dikit atau mengkonsumsi angin lebih rendah. Kekurangan jalur halus ialah berlangsungnya slip pada mimis bila senapan dipompa atau keluarkan komsumsi sampai optimal (diatas 900 fps) hingga menyebabkan menyusutnya ketepatan tembakan. Itu penyebabnya jalur dalam semakin banyak digunakan pada laras panjang sebab akan mengoptimalkan daya tekan angin, jangkauan mimis, serta keakuratan tembakan.
Untuk jalur laras sejumlah 6 atau 8, keunggulan dari laras ini ialah jika ditembakkan bisa membuahkan robekan luka / impact yang besar, sebab diameter putaran peluru dalam laras lebih lebar/besar. kekurangan dari laras type ini ialah tingkat keakuratannya (ketepatan) kurang bagus untuk menembak jarak medium maupun jarak jauh, tetapi daya bunuhnya pada tujuan masih nomor satu. Laras beralur 12 , Keunggulan dari jumlahnya jalur 12 ialah tingkat ketepatan semakin bagus untuk semua jarak tembak, ingin jarak dekat, Tengah, ataupun jauh (longrange) masih tetap terbangun keakuratanya. Ini dikarenakan diameter putaran dari peluru waktu ditembakkan lebih rapat hingga waktu peluru keluar dari ujung laras, putaran laju peluru sedikit beralih masih rapat/kecil sampai hingga pada tujuan tujuan.
Dalam soal ini jumlahnya putaran serta jumlahnya jalur pada laras jadi begitu punya pengaruh pada ketepatan serta daya robek mimis. Pada prinsipnya, makin banyak jumlahnya putaran jalur jadi makin besar juga style gesek pada laras serta mimis. Begitupun dengan jumlahnya jalur pada laras, makin banyak banyaknya maka semakin besar juga style gesek mimis dengan jumlahnya jalur yang ada.

Apa dampak dari jalur yang dikit? Bagaimana dengan akurasinya? Bila di banding dengan laras 12 jalur jadi ketepatan lebih baik 12 jalur, alasanya seperti yang ditulis diatas, bila dampaknya, 8-9 jalur daya rusaknya lebih kuat, sebab bila di rekam serta di perlambat satu video yang merekam mimis dengan jalur laras 8 & 9 jadi, sisi ekor mimis tidak lurus sempurnna, tetapi Goyang berputar-putar. Jadi saat terserang tujuan jadi daya rusak / robek semakin lebih besar di banding dengan besar mimisnya, bila tidak yakin, coba anda menembak satu kaleng dari jarak 20meter lihat dampak lubangnya, serta bandignhkan lubangnya dengan diameter mimisnya, tentu robekanya semakin besar. Lantas bagaimana dengan jalur 4 serta 6? Jalur itu di pakai untuk kaliber 9m serta 12mm ke atas, karena bila mimis dengan kaliber besar di kasih 12 jalur jadi, power dari lontaran akan menyusut dikarenakan style gesek yang terserang permukaan mimis banyak sekali. Lantas apa kesimpulanya? Bila anda ingin mencari laras dengan ketepatan yang bagus jadi pilih laras dengan Jalur 12. Bila anda mempunyai keperluan big game, gunakanlah laras di bawah jalur 12.

Langkah pilih jalur laras senapan angin yang pas supaya sesuai keperluan kita yakni dengan mengaplikasikan prinsip di atas. Menjadi contoh, bila senapan angin dipakai untuk mengincar hewan yang memerlukan daya robek, jadi kita membutuhkan jalur atau putaran spiral dengan jumlahnya yang lebih dikit. Berarti, bila style gesek yang dibuat itu dikit jadi mimis semakin lebih gampang melejit serta daya robeknya akan semakinbesar. Sedang, bila senapan angin dipakai untuk menembak tujuan yang cuma membutuhkan ketepatan saja, jadi jumlahnya jalur serta putaran yang diperlukan semakin lebih banyak supaya putaran serta laju mimis lebih tepat. Makin pendek laras maka memerlukan daya mengkonsumsi angin yg semakin banyak/besar serta Sebaliknya dengan Laras panjang.

Leave a Reply